Di temukan Situs Purbakala Di Desa Banjarejo

Keberadaan museum di Banjarejo saat ini tampaknya sudah sangat diperlukan. Sebabnya, jumlah koleksi benda purbakala maupun cagar budaya yang ada terus bertambah. Saat ini, semua benda bersejarah ini sudah tersimpan jadi satu. Tepatnya, di rumah Kepala Desa Banjarejo Ahmad Taufik. Banyaknya benda yang ada di situ menjadikan rumah Taufik saat ini terlihat seperti sebuah museum.

“Sejauh ini, kita belum punya tempat khusus yang representatif untuk menyimpan benda bersejarah tersebut. Makanya, untuk sementara saya tampung jadi satu dirumah. Tepatnya di ruang tamu depan,” cetus Taufik. Taufik dan warga Banjarejo berharap agar kedepan ada museum yang didirikan disana. Minimal, ada tempat penampungan khusus terlebih dahulu.

Hal itu perlu dilakukan karena jumlah benda bersejarah terus bertambah tiap hari. Khususnya, benda purbakala yang mencapai 500 fosil berbagai hewan purba.

“Selama satu tahun terakhir, jumlah penemuan benda bersejarah ini meningkat pesat. Oleh sebab itu, kami butuh tempat khusus untuk menampung sekaligus memajang benda-benda bersejarah ini. Soalnya, pengunjung yang datang juga terus bertambah,” katanya.

Pada awalnya, ruang tamu di rumah Taufik masih bisa menampung benda bersejarah. Namun, saat ini agak kesulitan untuk menatanya lantaran bendanya bertambah dan lokasinya tidak terlalu luas.

Taufik mengaku, merasa bersyukur karena upaya pelestarian benda bersejarah itu mendapat dukungan warga dan berbagai pihak lainnya. Seperti dari pihak Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran dan Balai Arkeologi Yogyakarta yang memberikan penyuluhan dan pelatihan cara merawat benda-benda bersejarah. Bahkan, tim ahli dari BPSMP sempat melangsungkan kegiatan di Banjarejo selama dua minggu pada akhir tahun 2015 lalu.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Di temukan Situs Purbakala Di Desa Banjarejo"

Post a Comment